Wekand ke Pantai Penyusuk, Belinyu

Bangka sangat kaya dengan pantai-pantainya yang menawan. Salah satunya pantai Penyusuk, Bangka. Akhir pekan kemarin saya bersama istri dan teman-teamn kembali bertamasya ria bersama keluarga kecil kami masing-masing wekand ke pantai Penyusuk.

Sudah pasti ini bukan kali pertama kami ke pantai di utara pulau Bangka itu. Tapi sungguh perjalanan dan wekand kami kali ini juga sangat menyenangkan. Awalnya istri ingin sekali mencoba skil mengemudinya untuk berkendara ketempat yang agak jauh. Tujuan awalnya adalah jalan lintas timur menuju pantai-pantai yang ada di Sungailiat Bangka.

Tapi berhubung ia sudah terlanjur cerita dengan teman-temannya rencana kami pun berubah. Kami pun memutuskan untuk mengunjungi tempat yang agak jauh. Akhirnya pantai Penyusuk jadi pilihan kami. Sekalian pada kesempatan ini saya juga mengajak salah seorang anggota team yang baru dan kebetulan juga belum tahu objek wisata di kawasan Belinyu Bangka.

Saya menyetir dengan santai dan butuh 3 jam perjalanan bagi kami untuk sampai di pantai itu.

Setibanya di pantai, kami memilih salah satu pondokan yang kebetulan masih kosong disalah satu sudut pantai. Tidak ada biaya sewa untuk berteduh dan menikmati pantai dari bangunan sederhana itu. Tapi ya kami harus memberishkan sendiri tempatnya.

Bagi pengunjung yang datang agak siang, kecil kemungkinan akan kebagian pondokan itu. Jumlahnya memang tak seberapa. Padahal diakhir pekan seperti sekarang pengunjung pantai ini sangat ramai.

Setelah mendapatkan tempat untuk bersantai dan berteduh, kami mencari makanan. Ada banyak warung-warung kecil di area pantai. Warung-warung ini menjajakan makanan ringan, aneka minuman panas dan dingin, hingga makan berat seperti nasi dengan lauk sederhana.

Kami beruntung menemukan salah satu warung yang menjual nasi dan bersedia memasak ikan bakar lengkap dengan lalapannya. Tanpa banyak bertanya, itulah makanan yang kami pesan siang itu. Kebetulan sejak pagi kami semua memang belum makan apa-apa. Kecuali hanya sedikit cemilan ringan.

Karena perut masih keroncongan dan matahari sedang terik-teriknya kami semua hanya duduk bersantai, berteduh dan hanya melihat-lihat keindahan di sekeliling pantai. Saya sendiri bahkan tak mau beranjak untuk sekedar mengambil foto pemandangan di pantai.

Banyak sekali bebatuan granit besar dan kecil dengan aneka bentuk di sekeliling pantai Penyusuk ini. Semakin siang jumlah pengunjung pantai Penyusuk ini juga semakin ramai. Sejumlah pengunjung lain yang sulit mencari tempat untuk berteduh bahkan tanpa malu-malu ikutan berteduh dipondokan yang kami tempati.

Tepat tengah hari, saat perut kami sudah sulit ajak untuk kompromi, saya istri membeli mpek-mpek dan tekwan yang dijual di warung di area pantai. Lumayan untuk mengganjal perut. Rasanya juga muaknyus, apalagi saat perut memang sedang lapar begini.

Masih kurang, saya pun memesan es kelapa muda. Duh, rasanya sungguh menyegarkan. Dibawah cuaca terik dan perut mulai terisi, menikmati es kelapa muda bersama istri ditemani semilir angin pantai dan pemandangan yang aduhai. Sempurna.

Nikmat Tuhan yang mana lagi yang akan saya dustakan. Semoga tidak.

Waktu makan siang pun tiba. Ikan bakar lengkap dengan nasi, lalapan sayur dan timun, serta kecap manis dengan bawang merah, tomat dan cabai rawit merah. Duh, menu sederhana ini kalau makan beramai-ramai, ditengah perut yang memang sudah kroncongan rasanya benar-benar nikmat.

Kami semua makan dengan lahap. Tak terasa ikan kerisi bakar 1,3 Kg itu sudah ludes dalam waktu singkat. Saya bahkan sempat mau tambah nasi. Sayang waktunya nasi diwarung tempat kami memesan masakan ini sudah habis. Saya terpaksa gigit jari.

Tapi perut sudah lumayan kenyang. Jadi tinggal tambah segelas kopi panas, makan siang ini sudah cukup sempurna untuk saya.

Apa yang bisa dilakukan di pantai Penyusuk

Sebagian pengunjung pantai memilih untuk menyewa perahu tradisional nelayan setempat yang memang sudah disiapkan untuk pengunjung yang ingin melakukan wisata bahari ke pulau Putri. Pulau ini tepat berada didepan pantai dan menjadi pemandangan tersendiri yang mengagumkan. Saat sunset cahaya mentari keemasan yang jatig di antara pulau Putri dan Pulau Lampun sangat mengagumkan.

Sedikit cerita, dulu pulau putri ini sepi dan tak ada aktivitas apa-apa. Bersama team Ayu Car Rental Bangka yang melayani Sewa Mobil Di Bangka kala itu kami bernisiatif mengeksplore pulau ini dan membuat paket wisata Bangka dengan tambahan trip ke pulau Putri. Syukurlah, sekarang pulau Putri di Belinyu ini semakin dikenal dan ramai saat weand oleh wisatawan lokal dan luar daerah.

Anda yang mungkin tertarik untuk wisata bahari ke pulau Putri juga tak perlu khawatir. Jarak pulau ini cukup dekat dan setiap penumpang sudah mendapatkan jaket pelampung saat naik kapal ke pulau.

Bila tak ingin ke pulau, anda bisa bersantai dengan keluarga dan rombongan dibawah rindangnya pepohonan di tepi pantai. Pohon-pohon kelapa yang menjulang di area pantai juga menjadi area parkir yang teduh untuk kendaraan yang anda bawa.

Menikmati semilir angin pantai, sambil duduk di atas bebatuan granit, menikmati suara deburan ombak dan laut biru sangat menyenangkan. Apalagi bila dilakukan bersama pasangan. Sebuah tempat yang sempurna untuk weankd bersama keluarga.

Selain itu bisa juga berjalan menyusuri pasir putih pantai Penyusuk. Mengambil momen dan objek menarik dengan kamera. Dan bisa pula mandi di pantai karena air lautnya bersih, pasir pantainya juga sangat lembut dan halus. Oh ya, tak semua area pantai boleh untuk mandi.

Pada salah satu sisi pantai ombak dan lautnya agak dalam, jadi anda tidak diperbolehkan mandi disana. Hanya sisi yang berhadapan dengan pulau Putri dan pulau Lampu saja yang boleh untuk mandi.

Siang itu saya sendiri memilih untuk mandi di pantai dan berkeliling mengambil beberapa sudut pantai untuk diabadikan pada kamera ipad.

Sehabis mandi, pengunjung bisa berganti pakaian dan mandi di area yang sudah disiapkan oleh pengelola pantai. Untuk fasilitas publik pantai ini memang lumayan, ada mushola untuk sholat, tolet yang bersih dan kamar mandi serta ruang ganti yang juga bersih dan terawat. Meski harus bayar tapi nilainya tak seberapa.

Hari sudah semakin sore, mengingat perjalanan kami cukup jauh jadi kami memutuskan untuk beranjak pulang. Ketika perjalanan kembali ke kota Tua Belinyu, tak lupa kami mampir untuk kembali mengisi perut dengan membeli otak-otak Belinyu yang memang terkenal kelezatannya di Bangka.

Bagi anda yang berkunjung ke Bangka sebaiknya pesan saja paket tour Bangka, jadi trip ke pantai Penyusuk dan Pulau Putri bisa anda nikmati dengan lebih mudah dan mengesankan. Alternatif lainnya adalah menggunakan layanan rental mobil di Bangka. Di Bangka Tour anda juga bisa mengunjungi tempat menakjubkan ini dengan layanan paket tour Bangka Belitung. Dan kalau anda kebetulan lebih tertarik untuk liburan ke Belitung saja bisa dengan mencari paket wisata Belitung tanpa harus ke Bangka biar lebih hemat waktu dan biaya.

Happy Wekand and happy holiday!.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *