Terpikat Rayuan Pulau Kelapa Bangka

Lokasinya cukup dekat dari kota Belinyu, dan mudah dijangkau. Hanya dengan 25-ribuan kita sudah bisa bolak-balik dan menikmati pesona pulau kelapa. Pulau kecil ini sangat mempesona dan benar-benar masih perawan.

Ketika menginjakkan kaki di tempat ini, saya bersama istri dan beberapa kawan terpesona dibuatnya.

Jumat kemarin (20/10/17) adalah kali pertama kami ke sana. Ini trip dadakan. Segalanya hampir tanpa rencana. Padahal biasanya kami selalu pergi dengan persiapan dan perlengkapan tamsya ala masyarakat lokal. Bawa bekal dan jajanan segudang dari rumah.hehe

Habis jumatan kami meluncur dengan 2 mobil berisi 3 keluarga kecil kami masing-masing. Jam sudah menunjukkan pukul 14:30 saat kami mulai duduk di kapal nelayan yang akan membawa kami menuju pulau kelapa. Beruntung ombak disekitar perairan sedang bersahabat jadi kami bisa langsung berangkat.

Tapi alih-alih meluncur ke pulau Kelapa, kami dibawa nahkoda kapal ke pantai Tanjung Ru. Karena tujuan utama kami adalah pulau Kelapa jadi kami hanya berjalan sebentar, jempret kiri-kanan, dan langsung naik kapal lagi.

Pantai Tanjung Ru ini sebetulnya sangat kece. Pasir pantainya sangat-sangat putih, lembut dan halus. Meskipun hampir semua pantai di pulau Bangka berpasir putih dan lembut, tapi pasir di Tamjung Ru ini agaknya salah satu yang paling lembut.

Rasanya seperti menginjak tepung terigu saat berjalan di atas pasir di pantai ini. Sayang pantai ini nampaknya masih belum terlalu terawat jadi saya sendiri tak ingin berlama-lama. Bersama teman-teman kami lekas berangkat. Melanjutkan perjalanan dengan boat tradisional menuju pulau Kelapa
(Kelapo).

Sepanjang perjalanan, ombak nampak cukup tenang. Hanya sesekali ombak berhamburan dan membuat basah baju kami para penumpang. Disebelah kiri-kanan kami napak berjejer sejumlah kapal berukuran cukup besar, mulai dari kapal minyak, kapal barang, kapal tol laut, tongkang bahkan kapal hisap (kapal penggali timah).

Dari kejauhan kami juga sapat melihat seunggukan gugusan pasir (pulau gusong) yang menyembul ditengah laut. Karena ukurannya tidak terlalu besar (mungkin karena air laut sedang pasang) jadi kami tidak singgah di tempat itu. Dan, tak sampai 20 menit, kami terpesona oleh rayuan pulau kelapa.

Explore Pulau Kelapa

Apa sih yang menarik di dalam pulau kelapa Bangka ini?.

Entahlah, tapi ketika baru saja menginjakkan telak kaki di pulau kecil ini kami semua langsung sibuk dengan kamera masing-masing. Mungkin karena ini kali pertama kami kemari.

Pulau Kelapa (Coconut Island) terletak di ujung sebelah utara kota Belinyu atau berbatasan dengan wilayah perairan Kabupaten Bangka Barat. Dinamai pulau kelapa konon dulu-nya dari kejauhan sudah terlihat pepohonon kelapa atau nyiur.

Sore itu, meskipun kami tiba di pulau sudah cukup petang, namun ternyata masih ada wisatawan lain yang datang belakangan. Sunset di pulau ini katanya sangat dramatis. Sayang kami traveling bersama anak-anak jadi sebelum sunset menjelang kami harus segera pulang.

Selain foto-foto kita juga bisa bermain air, mandi, bermain pasir, tracking di dalam pulau, duduk santai menikmati panorama alam serta bebatuan granit dwngan aneka bentuk dan ukuran yang exotis.

Buat saya, tempat ini sangat cocok bagi anda yang mendambakan kesunyian. Melepaskan diri dari rutinitas dan keriuhan kota. Menenangkan diri dan santai melepas lelah dari berbagai masalah.

Bak pulau pribadi yang cantik, kita bisa dengan leluasa memilih sudut manapun dari pulau ini untuk dinikmati. Rindangnya pepohonan ditengah dan tepian pulau juga menjadi daya tarik tersendiri. Hal ini membuat kita bisa bersantai menikmati suara ombak dan gemericik pasir tanpa khawatir kepanasan karena terik matahari.

Selain itu di pulau ini kabarnya juga punya nilai sejarah yang patut diketahui. Di tengah pulau Kelapa terdapat tempat penyimpanan amunisi tentara Belanda saat dulunya mereka masuk ke pulau Bangka. Hingga sekarang bangunan kecil ini masih berdiri kokok tepat di tengah pulau.

Dulunya bangunan ini terdapat rangka besi dan terkunci rapat namun sayang tangan jahil justru telah merusak situs bersejarah ini.

Hingga tulisan ini di publish belum terlalu banyak wisatawan dari luar kota yang berkunjung untuk menikmati rayuan pulau kelapa. Bila anda ingin menikmati wisata alam pulau Kelapa (khususnya bagi pengunjung dari luar kota), anda bisa menggunakan layanan paket tour Bangka.

Selain itu anda juga bisa menggunakan jasa sewa mobil di Bangka seperti Bangka Tour atau Ayu Car Rental. (Promosi) hehe.

Nah, untuk bisa berkunjung ke pulau Kelapa anda bisa melalui kawasan pelabuhan Tanjung Gudang, Belinyu. Bila masih bingung guide atau driver anda seharusnya bisa memandu anda menuju pelabuhan ini dan menemani perjalanan anda ke pulau kelapa.

Sebelum itu, ada beberapa hal yang mungkin perlu diperhatikan.

Belum ada fasilitas umum yang cukup memadai di pulau Kelapa, Belinyu Bangka. Anda sebaiknya membawa bekal makanan dan minuman agar tidak kelaran saat menikmati keindahan pulau. Anda juga harus membawa pakaian ganti bila berencana mandi di pantai. Di sini juga belum ada tempat bilas dan taoilet yang memadai.

Namun begitu, pada saat weekand ada beberapa fasilitas yang tersedia di sini. Diantaranya ; tempat santai, mushola, air untuk bilas dan ayunan.

Nah, begitulah kesan dan beberapa tips bagi pengunjung yang berminat menikmati pesona pulau Kelapa, belinyu – Bangka.

About Hari JT

Founder of @MitraWisataID | Interest : Tourism, Bisnis, Finance, Hospitality, Internet | Blog ini di update setiap awal pekan & kadang molor sampai hari rabu, dengan sajian renyah nan inspiratif. Read More…

View all posts by Hari JT →

One Comment on “Terpikat Rayuan Pulau Kelapa Bangka”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *