Puas Belanja di Batam, Liburan Mengesankan di Bintan

Mall merupakan tempat cuci mata seumpurna bagi kebanyakan wanita. Tak terkecuali untuk istri saya. Meski harus mendatangi beberapa mall, berkeliling seharian dan belanja satu dua barang saja ia tetap sangat bahagia. Hampir selalu tak nampak raut kelelahan di wajahnya kalau lagi wisata belanja.

Apa boleh buat, sebagai suami saya pun ikutan mondar-mandir, coba-coba aneka jenis barang, tawar-menawar harga dan terkadang ikut belanja dengan bahagia. Pada akhirnya saya sangat terkontaminasi oleh gaya traveling istri.

Yah, itulah aktifitas liburan kami selama 4 hari di Batam pada akhir pekan lalu (18/11/2017). Seperti kunjungan pertama kami pada awal tahun lalu (lihat di sini), tempat wisata belanja populer di Batam seperti nagoya, bcs, top 100, DC mall dan mega mall menjadi destinasi yang sukses kami jajal.

coastarina batamBedanya, pada kunjungan kali ini saya sukses membujuk istri untuk traveling ke pulau Bintan dan menjajal aneka kuliner khas Batam.

Khusus untuk Bintan, sebetulnya kami memang sudah lama kepincut mengunjungi salah satu destinasi paling menarik di Peov. Kepri itu. Bahkan bulan lalu kami hampir saja berangkat. Hanya saja istri lebih memilih ke Malaysia dulu, jadi niat tersebut masih urung terlaksana.

kapal ke bintan
kapal yang kami tumpangi untuk ke bintan

Trip to Bintan – Lagoi

Untuk kunjungan perdana ini kami berangkat bersama teman dan anak-anak mereka. Karena belum satu pun dalam rombongan kami pernah berkunjung ke kawasan Bintan Lagoi, jadi pilihan kami adalah mengikuti paket tour dari teravel agent lokal.

Setelah mendapatkan referensi dari teman, kami akhirnya memilih salah satu agent lokal dan memesan program paket tour Bintan Lagoi.

pelabuhan tanjung uban
pelabuhan tanjung uban

Menurut guide kami, program tour ke bintan lagoi belakangan ini sangat populer dan best seller program di kantor mereka. Hal ini baru terjadi setidaknya dalam 2 tahun terakhir. Khususnya sejak kawasan wisata Lagoi benar-benar bebas di buka untuk masyarakat luas.

Saya sendiri baru tahu kalau kawasan tersebut sangat private dan baru di buka beberapa tahun terakhir.

“Dulu susah Bang, masuk ke Lagoi. Harus ninggalin KTP, yang pakai motor harus pakai helm, di pintu masuk kita di tanyain macem-macem, bayar and beli apapun mahalnya minta ampun.

Baru sekarang lah kita bebas masuk, bisa jual paket tour ke sini. Jadi pariwisata kita berasa hidup dan bisa di rasain manfaatnya oleh masyarakat lokal itu ya baru sekarang-sekarang ini” kata pemandu kami panjang menjelaskan.

Hari itu, kami berangkat dari hotel jam 6 pagi karena takut ketinggalan Kapal di Pelabuhan Munggur. Setelah berlayar, kami tiba di Bintan sekitar jam 9 pagi. Kalau di hitung ternyata kami menempuh perjalanan hampir 1 jam dengan kapal roro/very dari pelabuhan di daerah Munggur.

Saya kurang tahu persis harga tiket kapal karena kami memesan paket tour yang semua urusan perjalannya mulai dari tiket kapal, tiket masuk wisata, mineral water, and meal, sudah di urus oleh travel.

Dari pelabuhan kami sempat melewati kota kecil Tanjung Uban. Dari kota ini, kami dijadwalkan akan mengunjungi beberapa objek wisata di kawasan Lagoi.

Inilah beberapa objek wisata di Bintan dan kawasan Lagoi yang paling menarik dan pernah kami kunjungi pada pekan lalu.

1. Bukit Pasir Busung
Objek wisata pertama yang kami kunjungi adalah Gurun Pasir. Sebetulnya ada banyak gurun-gurun pasir di tempat ini. Tapi tempat yang kami adalah satu satu yang sudah di kelola dan sudah dijadikan objek wisata oleh pemerintah daerah setempat.

Saya cukup penasaran kenapa di Bintan ada gurun pasir. Untungnya guide kami menjelaskan dengan cukup detail.

Dulu, Bukit Pasir Busung ini adalah bekas penambangan bauksit. Hasil tambangnya diekpor keluar negeri. Namun, belakangan tambang pasir dihentikan oleh pemerintah daerah. Karena aktivitas tambang berhenti, jadi kawasan ekstambang ini dibiarkan terbengkalai.

Nah, pada prosesnya kawasan terlantar ini pada akhirnya terbentuk menjadi gundukan-gundukan yang unik layaknya gurun pasir. Kawasan ini cukup luas, dengan cuaca siang yang terik kami hanya menyusuri beberapa sudut saja dari keseluruhan gurun pasir ini.

Karena tidak ada lagi aktivitas tambang dan tempatnya terbuka di tepi jalan, pada akhirnya menarik perhatian pejalan atau kini ramai didatangi orang. Meski awalnya belum dimanfaatkan dengan baik sebagai tempat wisata, kini bukit pasir gusung sudah ramai di kunjungi.

Banyak warung-warung kecil yang menawarkan aneka minuman dan makanan ringan. Ada juga otak-otak khas bintan yang enak yang bisa kita cicipi harga yang sangat murah.

Tempat parkir luas, toilet umum sudah tersedia dan banyak tempat foto keren yang di siapkan penduduk setempat untuk para pengunjung. Beberapa spot foto di tempat ini sudah berbayar.

Gurun dan danau di sekelilingnya yang terbentuk dari hasil tambang tapi tempat ini mirip seperti Danau Biru di Bangka Belitung, sangat menarik untuk dikunjungi.

2. Lagoi Bay Beach
Pantai ini memang cukup menarik karena tidak banyak pantai dengan pasir putih dan bersih di kawasan lagoi. Pasir pantai ini pun kabarnya di angkut dari tempat lain. Jadi wajar kalau Lagoi Beach ini menjadi menarik di kawasan tersebut.

Anda mungkin sudah mafhum, kawasan Lagoi memang terkenal dengan resort-resort mewah yang menawarkan private beach. Dulu untuk masuk ke dalam private beach tersebut kita harus reservasi kamar dulu. Tapi sekarang siapapun sudah bisa masuk tanpa reservasi kamar, cukup dengan membayar tiket masuknya saja.

Nah, Lagoi Bay ini kita bisa menikmati keindahan pantai, mandi, berjalan menyusuri pantai, hingga bermain watersport seperti jetsky dan kayak.

Di pantai ini sebagian pengunjung nampak berteduh dengan tikar di bawah pepohonan sambil menyantap bekal makanan yang sepertinya sudah mereka siapkan dari rumah. Kami sendiri karena tidak membawa bekal jadi pilihannya ya beli snack dekat minimarket yang terletak dekat pantai. Eh, harga minuman dan makanan ringan di minimarket ini normal kok. Nggak mahal-mahal amat.

Siang itu kami sempat berkeliling dengan kereta anak-anak. Saya sengaja mengajak istri naik odong-odong ini karena ingin tahu lebih banyak fasilitas yang tersedia di sekitar Lagi Baech ini.

Oh ya selain pantai, ditempat ini ada tempat belanja, rumah makan padang, kolam renang, taman lampion, hotel and resort dan yang juga mengagumkan adalah adanya sebuah danau buatan yang sangat cantik. Kita bisa foto-foto kece ditempat ini.

Karena cuaca yang sangat terik, serta pantai yang agak “biasa” (maklum karena kami datang dari daerah dengan pantai yang bejibun) jadi kami hanya sekitar 1 jam saja di pantai Lagoi. Selain itu perut kami yang sudah mulai lapar juga membuat kami bergegas tancap gas menuju rumah makan.

3. Crystal Lagoon Treasure Bay Bintan
Kabarnya inilah kolam renang terbesar di kawasan asia tenggara. Dan benar saja, Treasure Bay Bintan ini memang tempat wisata menakjubkan dengan icon unik berupa kolam renang sebesar 6,3 hektar ( crystal lagoon).

Kolam renang ini di design seperti pantai, dengan pinggiran yang melandai bernuansa putih pasir, dan air kolam yang biru. Setelah menginjakkan kaki, ternyata tepian kolam ini bukan pasir pantai tapi bahan fiber putih yang terasa seperti pasir.

Disini kami asik berenang seakan di pantai saja. Anak-anak dari sahabat kami juga nampak girang bermain air. Semuanya dalam pengawasan petugas lifeguard yang selalu siaga.

Selain berenang, di kawasan ini terdapat banyak permainan dan arena yang juga bisa kita manikmati.

Di sekeliling kolam renang terdapat track pejalan kaki untuk mengakomodasi pengunjung yang ingin berkeliling. Selain itu, pengunjung juga bisa bermain kayak, paddle boarding, jet sky ataupun water sport lainnya. Selain itu banyak pengunjung nampak asik berkeliling area kolam renang dengan segway ataupun scooter yang disediakan pihak pengelola.

Bila punya waktu cukup panjang, kita bisa memilih mencoba aneka wahana seperti stand-up paddle, kayak, waterboats, sports waterpark, bohol wakefest, shotover canyon Swing, dan water ZOVB. Selain itu ada juga atraksi dan olahraga yang cukup menantang seperti cable ski, indoor electric Go-Kart, dan bungee jumping.

Kata pemandu kami, Treasure Bay Bintan ini adalah satu kawasan dengan luas sekitar 30 lebih hektar. Di kawasan ini dibangun berbagai sarana penunjang wisata seperti resort, hotel, arena permainan, dan lain-lain.

Sore itu selain mandi kami juga sempat mencoba salah satu wahana untuk berkeliling di tengah kolam renang.

Oky sudah terlalu panjang nih cerita traveling di Batam dan Bibtan Lagoi nya. Selain sangat puas bisa menikmati liburan bersama istri dan sahabat, saya banyak belajar dari pariwisata di Bintan. Dan, saya yakin perjalanan seperti ini akan terus meningkatkan dan memajukan bisnis tour travel Bangka Belitung serta perusahaan sewa mobil Bangka yang saya jalankan.

About Hari JT

Founder of @MitraWisataID | Interest : Tourism, Bisnis, Finance, Hospitality, Internet | Blog ini di update setiap awal pekan & kadang molor sampai hari rabu, dengan sajian renyah nan inspiratif. Read More…

View all posts by Hari JT →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *