Menggoda Ombak di Pantai Tapak Antu Bangka

Pantai Tapak Antu (telapak setan/hantu). Nama pantai yang cukup unik bukan. Entah dari mana asal penamaan pantai ini. Yang saya tahu, memang terdapat beberapa telapak aneh yang membekas di sejumlah bebatuan granit di tepi pantai.

Konon katanya itu bekas telapak kaki setan. Bekas telapak itu masih ada hingga sekarang. Anda bisa melihat bekasnya di beberapa batu pada sisi utara pantai saat air laut sedang surut.

Meski namanya terkesan menyeramkan, namun anda tak perlu khawatir karena pesona pantai ini sangat mempesona. Seperti pantai-pantai di Bangka pada umumnya, Pantai ini memiliki pasir putih dengan laut biru dan ombak yang tenang ini dipenuhi dengan batu-batu putih besar khas Pulau Bangka.

Bahkan kini Pantai Tapak Antu sangat ramai di akhir pekan. Banyak keluarga dari Pangkalpinang dan sekitarnya yang menghabiskan waktu untuk bertamasya di pantai tapak antu.

Jaraknya yang cukup dekat dari pusat kota, akses yang mudah di jangkau, kawasan pantai sudah mulai tertata rapi membuat pantai ini menjadi alternatif menarik bagi masyarakat sekitar Pangkalpinang, selain pantai pasir padi. Pantai ini juga sangat teduh karena ditumbuhi banyak pepohonan rimbun.

Secara geografis pantai telapak antu masih termasuk dalam zona kabupaten Bangka Tengah. Lokasi pantai terdapat di desa Batu Belubang, kecamatan Pangkalan Baru, Kab Bangka Tengah.

Anda harus melalui perkampungan penduduk, jalanan kecil, belum di aspal dan agak berdebu kalau sedang panas untuk sampai di pantai ini. Namun jangan khawatir, jaraknya tidak jauh kok dari jalanan raya.
Setibanya di pantai, pengunjung diminta membayar biaya parkir saja. Belum ada tiket masuk yang dikenakan.

Dikawasan ini banyak spot foto menarik disiapkan. Tempat parkir juga sangat luas. Terdapat cukup banyak lapak yang dibangun di sekitar kawasan pantai ini. Namun belum semuanya di pakai. Beberapa lapak yang sudah di isi dan menjajakan aneka makanan serta minuman.

Selain itu juga ada sejumlah pondok sederhana dan saung kecil dimana pengunjung bisa duduk santai menikmati pantai dan jajanan bersama keluarga. Masyarakat lokal biasanya datang dengan membawa tikar atau karpet sendiri. Duduk santai di tepi pantai beralaskan karpet, ngobrol santai ditemani ocehan ombak dan teriakan keciaraan anak-anak.

Pengunjung tidak diperbolehkan bakar-bakaran di sekitar area pantai. Namun begitu anda bisa membawa bekal dari rumah, kalau ingin menikmati hidangan di tepi pantai bersama keluarga atau anak-anak.

Di bibir pantai, banyak anak-anak nampak asik bermain pasir dan air. Obak yang tenang, laut yang dangkal serta kondisi pantai yang landai membuat pantai telapak antu sangat cocok untuk anda yang tamasya bersama anak.

Kondisi pantai yang tenang membuat orang tua bisa tenang membiarkan anak-anak bermain air. Selain itu pwngunjung juga bisa berjalanan menyusuri sebuah jembatan kayu yang dibangun sebagai spot foto. Di sekitar jembatan terdapat banyak pohon bakau kecil yang baru beberapa tahun ditanami.

Di depan pantai kita bisa menikmati pemandangan sejumlah bebatuan granit raksasa. Pada saat air surut anda bisa berjalanan ke bebatuan tersebut dan berfoto ria di sana.

Garis pantai ini juga sangat panjang. Jadi kita bisa berjalan-jalan menyusuri bibir pantai sambil sesekali menggoda ombak di pantai telapak antu, Bangka Tengah ini.

Posting ini dibuat berdasarkan update terkini (2 pekan lalu) dari kawasan pantai Tapak antu Bangka. Ketika itu saya dan istri beserta sejumlah teman menikmati akhir pekan di sana.

Saya sendiri pergi ke sana karena sekalian mau test driver salah satu armada terbaru untuk bisnis sewa mobil Bangka, Ayu Rental Bangka, yang baru 2 hari kami terima.

About Hari JT

Founder of @MitraWisataID | Interest : Tourism, Bisnis, Finance, Hospitality, Internet | Blog ini di update setiap awal pekan & kadang molor sampai hari rabu, dengan sajian renyah nan inspiratif. Read More…

View all posts by Hari JT →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *