Wisata Belanja ke Bandung dan Jogjakarta

Lampu kereta tiba-tiba padam. Pendingin ruangan di gerbong juga mati. Udara menjadi pengap. Sontak suasana itu membuat istri sedikit khawatir. Apalagi ini kali pertama baginya naik kereta api.

Untung saja tak lama berselang petugas KA datang dengan senter dan membuat pengumuman singkat untuk menenangkan para penumpang. Perjalanan kami pun sempat dihentikan cukup lama di stasiun Kroya karena kereta exekutif yang kami tumpangi harus diperbaiki. Kata beberapa penumpang, Gerbong penariknya akan diganti. Jadi kami harus menunggu.

Meski ada sedikit kendala tapi kami tetap happy. Menikmati moment perjalanan liburan kami. Kami maklum saja. Apalagi perjalanan kami kali ini memang hampir tanpa rencana. Semua mengalir begitu saja.

Dari Bangka, pada awalnya saya hanya berceloteh mengajak istri untuk traveling ke Palembang. Mumpung jaraknya dekat dan istri juga belum pernah kesana. Tapi apalah daya, ia malah mengajak untuk melancong ke Bandung. Saya pun tak kuasa menolak karena niat hati memang ingin membahagiakannya.

Meski hampir setiap weekend kami jalan-jalan tapi sudah 3 bulan kami tak melangkah keluar dari pulau Bangka.

Sejatinya kami memang sudah bermimpi untuk traveling ke Bandung. Tepatnya pada Awal tahun lalu saat kami menikmati liburan ke Batam dan Singapura.

“Ntar kalau ada rejeki lebih kita ke Bandung ya. Kalau bisa sebelum lebaran biar bisa belanja baju buat lebaran gitu”. Kata istri kala itu. Hehehe

Allah rupanya mendengarkan do’a kami. Hanya dalam waktu 3 bulan kami sukses melakukan perjalanan ke Kota kembang dan malahan plus kota Gudek, Jogjakarta. Sungguh saya sangat bersyukur atas anugerahNYA untuk keluarga kecil kami ini.

Berkah setelah menikah ternyata memang sangat-sangat berlimpah. Mudah-mudahan limpahan nikmat dan karuniaNYA semakin bertambah untuk kami dan kita semua. Dan yang tak kalah pentingnya, semoga kita semua menjadi hambaNYA yang selalu bersyukur.

Buat yang masih jomblo, nikah sana!.

Kembali ke perjalanan.

Tepatnya pada rabu 26 April kemaren kami terbang dari Pangkalpinang menuju ke Jakarta. Penerbangan kami cukup singkat dan nyaman. Tiba di Jakarta saya mencari tiket bus yang akan kami tumpangi untuk melanjutkan perjalanan ke Bandung. Kami sengaja memilih periode weekday karena tak ingin berurusan dengan kemacetan.

Sebelum berangkat tujuan saya ke Bandung memang hanya ingin menyenangkan istri. Jadi dikota kembang ini plak kami hanya ingin mengunjungi beberapa mall paling top di bandung.

Sejak tiba, kami hanya mengantarkan barang ke hotel kemudian langsung menjajal mall cihampelas. Setiap kali berjalanan dimall istri nampak sangat ceria. Ia selalu bersemangat bejalan dari satu gerai ke gerai lainnya. Melakukan tawar-menawar harga sembari mencari barang-barang unik untuk hiasan rumah kami. Puas belanja dan cuci mata kami memilih salah satu resto bernuansa tempo dulu disalah satu sudut mall.

Ketika malam menjelang, kami menjajal kawasan pedagang kaki lima yang tertara sangat apik di atas jembatan yang terletak diarea yang sama.

Hari kedua di Bandung kami langsung chekout hotel dan memilih untuk menginap dihotel lain yang lebih dekat dari trans studio. Pilihan kami jatuh ke hotel Montameri. Pilihan kami pada hotel budged ini memang tidak salah. Kamar hotel cukup besar, tv, air panas dan dingin yang berfungsi dengan baik serta sarapan pagi yang juga cukup bagus.

Menjelang siang kami kembali menuju mall terbesar lain di Bandung yaitu BIP. Ditempat ini kami menikmati makan siang dilantai paling atas, kemudian turun satu-persatu kelantai bawah dengan mengunjungi satu persatu deretan gerai yang ada didalam setiap lantainya.

Meski betis saya cukup lelah saya tetap tak kalah semangat dengan istri untuk ikutan belanja. Bila biasanya saya hanya kebagian membawakan barang kali ini saya juga malahan ikut belanja barang-barang yang saya suka.

Puas berkeliling di Bandung Indah Plaza (BIP) kami melanjutkan perjalanan ke Trans Studio Mall. Ditempat ini kami sekali lagi berkeliling cuci mata hingga malam.

Puas berkeliling kami akhirnya kembali ke hotel untuk istirahat. Sebelum tidur saya bernisiatif mengajak istri untuk tak buru-buru kembali ke Bangka. Saya pun mengajaknya untuk lanjut ke Jogjakarta. Sebuah kota bersejarah buat saya dan sudah tentu sangat saya kenal.

Pagi setelah sarapan di hotel kami akhirnya mencari tiket kereta dari Bandung menuju Jogjakarta. Sayang tiketnya sudah ludes. Istri sempat bingung dan berencana untuk pulang saja ke Bangka. Tapi saya sekali lagi meyakinkannya.

“Kita berangkat lusa, hari ini kita tetap jalan-jalan lagi di Bandung aja dulu.” Kata saya pada istri saat itu.

Karena ia setuju, siang itupun kami akhirnya kami kembali menjelajah kota Bandung dengan mengunjungi masjid raya dan parahyangan plaza. Meski cukup senang berjalanan dan belanja beberapa barang ditempat ini, istri kembali mengajak saya untuk mencari dan mengunjungi mall lain yang besar dan terkenal di Bandung. Akhirnya kamipun memilih untuk mendatangi Paris Van java Mall.

Meski perjalanan menuju ke lokasi cukup macet, tapi kami tetap happy. Dan, seperti dugaan saya, sejak pertama masuk kedalam area mall istri langsung tampak girang. Malam itu plaza ini sukses kami ubek-ubek hingga kaki saya terasa cukup pegal. Hehehe

Begitulah gaya liburan ala kami saat ke Bandung tanpa rencana. Kami hanya berputar-putar didalam kota, cari makan, belanja dari satu mall ke mall lainnya dan senang rasanya bisa melihat istri begitu gembira mendapatkan barang-barang kesukaannya.

Perjalanan kami ke Jogja…? Ah, tentang itu akan saya caritakan lain waktu saja. Sementara ini saja dulu.

Sungguh, saya sangat bersyukur pada Allah yang telah memberikan kami rejeki, nikmat dan karunianya. Saya beruntung dan sangat bahagia bisa mengajak istri ke Bandung mewijudkan mimpi kami 3 bulan lalu.

Terimakasih juga Kang Dheni dari IT3G Bandung atas bantuan transportasinya. Bila ada kesempatan ke Bangka, sewa mobil di Bangka gratis juga siap menantikan sampeyan.

2 thoughts on “Wisata Belanja ke Bandung dan Jogjakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *