Evaluasi Akhir Tahun dan Resolusi Tahun Baru 2017

Wah, sebentar lagi tahun 2016 akan berakhir, dan itu artinya kita akan segera kedatangan fajar tahun 2017.

Apakah pencapaian terbaik yang sudah Anda raih di tahun 2016 ini dan layak dicatat dengan tinta biru?

Adakah pencapaian baru yang menakjubkan yang bisa berdampak besar hingga jauh ke depan bagi kehidupan Anda?

Pertanyaan selanjutnya : apa resolusi atau targat serta sasaran yang ingin Anda rengkuh di tahun 2017 yang sebentar lagi akan datang?

Apa pula sasaran yang ingin Anda raih dalam berbagai aspek kehidupan pada tahun baru nanti?

Proses mencari target yang hendak diraih di tahun 2017 mendatang, mungkin bisa kita mulai dengan evaluasi dan refleksi atas apa saja yang bisa kita rengkuh di sepanjang tahun 2016 kemarin.

Dalam aspek bisnis misalnya, pencapaian apa yang paling signifikan di tahun 2016 lalu? Atau semuanya berjalan mengalir tak menentu layaknya laju ekonomi global, ckckck.

Bagi saya sendiri, tahun 2016 memberikan sejumlah pencapaian yang layak dicatat – ada yang bersifat negatif atau ada pula yang positif.

Hal negatif untuk saya pada tahun 2016:

Bisnis biro perjalanan saya mengalami sedikit penurunan di tahun 2016 ini (terutama dalam aspek tata managerial dan akuntansinya). Tahun 2016 ini mungkin layak saya kenang dengan agak muram bagi perjalanan bisnis online travel saya.

Menjaga cashflow agar tidak longsor dan mengelola SDM bisnis ternyata tidaklah mudah. Meski sudah berjibaku dan berdarah-darah. Padahal saat ini bisnis saya terhitung sudah masuk tahun ke-lima.

Pencapaian positif saya tahun 2016 :

Blog yang saya kelola sekarang ini mulai berjalan kearah positif. Ada sejumlah klien yang datang silih berganti meminta kerjasama. Kemajuan ini telah memberikan tambahan pemasukan sampingan yang lumayan buat kantong saya.

Maklum meski sudah ngeblog sejak 2017 silam tapi terus terang baru belakangan inilah saya merasakan manfaatnya secara financial. Hal ini agaknya juga tidak lepas dari komitmen saya yang kini (sejak januari 2014) rutin update konten blog ini setiap awal pekan.

Selain itu, Alhamdulillah,  blog ini juga sudah menjadi tool promosi yang sangat efektif bagi bisnis saya.

Di luar itu tahun 2016 ini juga layak saya catat dengan garis tebal karena pada tahun inilah saya mulai menemukan passion saya yang lain.

Mungkin sebagian dari anda tahu dalam 2 tahun terakhir saya mulai rajin berbagi pengalaman dan sedikit pengetahuan dengan topik ‘investasi dan perencanaan keuangan’.

Nah, untuk tahun ini, saya sungguh bersyukur karena setelah tahun 2015 silah belajar dan akhirnya memberanikan diri untuk berinvestasi pada produk reksadana, kini saya telah belajar dan terus belajar langsung dalam investasi saham di bursa efek Indonesia (BEI).

Sungguh sebuah jejak dan pencapian positif yang bahkan tak pernah saya bayangkan sebelumnya. Berbagai istilah investasi yang dulunya sangat saya hindari kini justru sangat saya gandrungi.

Hasil investasi saya tentu saja belum bisa dipamerkan (masih belum seberapa). Namun saya merasa sangat beruntung dan banyak bersyukur telah mengenal instrument investasi yang satu ini.

Saya masih belajar dan akan terus belajar sembari berproses untuk menemukan metode investasi saham terbaik yang sesuai dengan gaya saya sendiri.

Saya juga akan terus berbagi mengenai topik ini seiring meningkatnya pengetahuan dan pengalaman yang saya miliki.

Itulah sekilas pencapaian saya di tahun 2016. Ada tragedi yang tersaji. Ada harapan baru yang juga menyeruak.

Diluar itu, saya juga sungguh sangat-sangat bersyur karena pada tahun 2016 ini saya telah resmi melepas status lajang. Hehe ya, kini saya sudah mulai membina rumah tangga bersama istri tercinta.

Tidak ketinggalan, saya juga ingin membuat catatan bahwa pada tahun lalu, saya akhirnya bisa traveling mengunjungi beberapa destinasi baru mulai dari Lampung, Pekanbaru, Batam, Bali dan Bandung. Semoga tahun baru nanti lebih banyak lagi kota-kota baru yang bisa dikunjungi. Anda juga tentunya berharap demikian bukan.

Nah, bagaimana dengan Anda?

Mudah-mudahan Anda lebih banyak mencatat prestasi gemilang baik dalam karir ataupun bisnis yang Anda jalani di tahun 2016 lalu.

Pertanyaan berikut-nya : bagiamana target 2017 yang ingin diraih?

Saya sendiri membayangkan di tahun 2017, usaha biro perjalanan saya bisa terus berjalan dengan tren positif. Amin. Saya tentu sangat berharap dan bersyukur bila pencapaian profit di tahun 2017 nanti bisa meningkat secara signifikan. Dan, saya optimis akan hal ini.

Saya akan mengalokasikan lebih banyak waktu untuk membenahi bisnis biro perjalanan saya. Apalagi sekarang saya harus bertanggungjawab menafkahi keluarga kecil kami.

Setelah merilis tiga web online travel baru sebagai respon atas penurunan omzet penjualan, maka langkah besar yang akan saya lakukan di tahun 2017 nanti adalah : meningkatkan promosi, merapikan akuntansi dan mencoba untuk membenahi pengelolaan SDM yang ada.

Terus, bagaimana dengan Personal Finance?

Mulai tahun lalu, pada akhir tahun, saya belajar membiasakan diri untuk menetapkan sasaran personal finance : setiap akhir tahun saya selalu mencatat posisi NILAI aset yang tengah saya miliki untuk 4 jenis aset yakni : tabungan/cash, aset properti, aset reksadana dan saham, dan aset emas.

Meski jumlahnya belum seberapa, saya merasa perlu untuk membuat catatan yang rapih.

Dengan membuat catatan yang rapi setiap akhir tahun, maka saya bisa tahu apakah nilai 4 aset yang saya miliki itu (yang belum seberapa itu) terus bertambah setiap tahun atau justru terkikis.

Kedepan saya akan terus menjaga kebiasaan melakukan pencatatan keuangan di setiap akhir tahun ini. Catatan aset personal ini bisa membuat saya bisa langsung tahu : apakah secara finansial saya semakin bertumbuh setiap tahun, atau malah semakin nestapa/kere?

Nah, sekarang bagaimana dengan Anda ?

Apakah nilai portofolio reksadana / saham (jika ada) yang Anda miliki di Desember 2016 telah tumbuh berlipat atau stagnan atau justru tergerus. Harusnya bagi anda yang punya investasi saham anda bisa meraih cuan cukup besar pada tahun 2016 ini.

Apakah simpanan emas Anda (kalau ada) di Desember 2016 lebih banyak dibanding Desember 2015?

Apakah posisi cash/tabungan Anda di Desember 2016 lebih banyak dibanding Desember 2015?

Dan, apakah nilai aset properti yang Anda miliki di Desember 2016 telah tumbuh berlipat atau stagnan (baik karena Anda membeli unit properti baru ataupun karena kenaikan harga pasar atas unit lama yang sudah Anda miliki).

Catatan Personal Asset seperti itu barangkali dapat dijadikan semacam acuan saat kita hendak menyusun Resolusi Personal Finance 2017 yang sebentar lagi kita jejaki.

12 bulan bukanlah waktu yang sebentar. Artinya ada 365 hari peluang yang harus kita manfaatkan untuk membuat sejarah hidup pribadi kita makin bermakna. Bermakna secara karir dan bisnis. Bermakna secara finansial. Dan juga makin bermakna secara spiritual.

Semoga 365 hari mendatang menjadi hari-hari yang penuh kenangan bermakna.

Selamat Tahun Baru Untuk Kita Semua

Sampai jumpa lagi nanti dalam Evaluasi Akhir Tahun di Desember 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *