Mengenal Investasi Reksadana dan Cara Memulainya

reksa dana

“Dalam 15-18 tahun terakhir, return produk reksadana sangatlah tinggi. Sejumlah produk reksadana terbaikbahkan  telah tumbuh hingga 50 kali lipat (jadi kalau dulu sampeyan membeli reksadana itu sejumlah Rp 100 juta, sekarang uangmu sudah tumbuh jadi Rp 5 milyar).”

Saat ini banyak sekali bentuk instrumen investasi yang menguntungkan bagi masyarakat untuk menyiapkan masa depan keuangan yang lebih mantap. Namun jika ingin investasi tersebut terus  berkembang dan bertahan dalam jangka waktu yang lama, maka Anda harus benar-benar memilih instrument yang tepat.

Reksadana (seperti kutipan di atas) rasanya sangat cocok untuk pilihan Anda yang menginginkan instrument investasi dengan return yang solid dalam jangka panjang. Saya sendiri memilih reksadana untuk berbagai tujuan keuangan jangka panjang. Instrumen investasi ini termasuk salah satu favorit saya.

mengenal-investasi-reksa-danaMengenal Investasi Reksadana
Mungkin sebagian dari Anda sudah pernah mendengar istilah reksadana, tapi masih belum mengetahui apa yang dimaksud dengan investasi yang belakangan semakin popular ini. Saya pernah beberapa kali mebahas instrument investasi ini di blog yang sedang and baca ini. Namun ceritanya lebih pada pengalaman pribadi.

Nah, kali ini saya akan membahasnya dengan lebih fokus.

Reksadana  adalah kumpulan dana  yang telah dikelola dengan sedemikian rupa oleh perusahaan manager investasi untuk membeli saham, obligasi, sukuk dan sukuk ritel maupun instrumen keuangan lainnya di pasar modal.

Kemudahan dalam investasi reksadana ini terletak dari besaran modal investasi yang tidak sebesar investasi property misalnya, yang memerlukan modal awal puluhan hingga ratusan juta rupiah. Bisa dikatakan sistem investasi reksadana cukup sederhana. Dimana Anda menginvestasikan sejumlah dana yang Anda percayakan pada pengelola dalam hal ini manager investasi (MI) profesional. Dana tersebut akan di olah oleh MI guna membeli saham dan instrument keuangan lainnya yang dipercaya akan memberikan imbal hasil tinggi.

Artinya bukan Anda yang langsung terlibat di dalamnya sehingga tak perlu lagi pusing untuk  memikirkan obligasi maupun saham dari perusahaan apa yang harusnya dibeli. Sebab manajer investasi-lah yang akan mengelolanya. Sementara Anda hanya menikmati hasilnya (untung maupun rugi). Investasi ini sangat cocok bagi Anda yang keterbatasan waktu atau pengetahuan dalam melakukan investasi langsung di pasar modal.

Karena kemudahannya ini, banyak masyarakat yang tertarik memilih instrumen ini sebagai bentuk investasi guna memenuhi tujuan keuangan mereka. Dengan membuat perencanaan keuangan serta tujuan keuangan yang baik, mereka yang awam dalam investasi sekalipun akan langsung memahami jalannya investasi reksadana ini.

Meski demikian, sekali lagi sebelum Anda memutuskan untuk mengambil program investasi (apapun), Anda harus menentukan tujuan keuangan Anda terlebih dahulu. Pahami juga resiko dari investasi yang Anda pilih. Seperti bentuk instrumen lainnya, investasi reksadana juga memiliki resiko. Jadi kenali dulu produknya, potensi untung dan potensi kerugiannya. Jangan membeli kucing dalam karung. Kredo ini berlaku untuk semua jenis investasi.

Saat ini suda ada sekitar 800 produk reksadana  yang di jual di Indonesia. Untuk  mengetahui informasi detail dari masing-masing produk tersebut, maka Anda wajib membaca prospektus dari investasi ini sebelum memutuskan untuk menempatkan modal yang dimiliki.

Anda juga bisa mempelajari informasi singkat dari produk-produk reksadana melalui dokumen Fund Fachsheet. Dokumen ini umumnya terbit sekitar satu bulan sekali  dari MI atau manajer investasi yang menerbitkan produk reksadana tersebut.

Isi dari dokumen Fund Fachsheet itu adalah laporan mengenai kinerja bulanan sekaligus ringkasan informasi yang sangat penting pada sebuah prospek seperti layaknya komposisi portofolio, strategi investasi dari produk tersebut dan sebagainya.

Cobalah untuk meluangkan waktu guna mempelajari detail setiap produk khususnya resiko serta kebijakan dari investasi Anda. Jangan lupa juga untuk mengenali rekaman jejak serta reputasi dari MI nya. Pelajari seluruhnya dengan benar jika Anda ingin memperoleh keuntungan terbaik. Pastikan bahwa manager investasi-nya terdaftar dan memiliki ijin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan Indonesia.

Pilihan-Reksa-DanaJenis-jenis Produk Reksadana
Pemahaman akan jenis-jenis produk reksadana ini cukup penting. Sebab ada berbagai jenis investasi Reksadana yang ditawarkan di pasaran dengan tingkat keuntungan dan risiko yang berbeda-beda. Jangan sampai Anda memilih produk yang tidak sejalan dengan tujuan keuangan dan profile resiko Anda. Beberapa jenis reksadana yang umum beredar antara lain;

1. Reksadana Saham
Ini adalah Reksadana yang keuntunganya paling tinggi diantara yang lain. Tapi ini juga yang risikonya paling besar. Risiko Reksadana ini paling tinggi karena fluktuasi harga saham yang tajam. Oleh sebab itu, Reksadana Saham sebaiknya untuk investasi jangka panjang di atas 5 tahun.

2. Reksadana Campuran
Reksadana ini menawarkan kombinasi investasi dalam berbagai instrumen. Tujuannya adalah memperoleh keuntungan dalam jangka panjang dengan investasi pada saham, obligasi dan pasar uang. Tapi keuntungan Reksadana Campuran tidak setinggi Reksadana Saham. Ini karena risikonya lebih rendah dibandingkan Reksadana Saham.

Keunggulan Reksadana ini adalah komposisi portfolio bisa lebih fleksibel. Manajer Investasi bisa meracik instrumennya dengan berbagai instrumen.Memang keuntungan Reksadana Campuran tidak sebesar Reksadana Saham, tapi risikonya juga lebih rendah. Cocok untuk tujuan keuangan 3-5 tahun.

3. Reksadana Pendapatan Tetap
Reksadana Pendapatan Tetap bertujuan untuk memberikan suatu tingkat pengembalian yang menarik dengan penekanan pada stabilitas modal. Kinerja Reksadana Pendapatan Tetap didorong oleh perubahan suku bunga acuan Bank Indonesia. Risiko Reksadana Pendapatan Tetap berada dibawah Reksadana Campuran.

4. Reksadana Pasar Uang
Ini adalah jenis investasi  Reksadana yang paling aman. Risikonya sangat kecil. Reksadana Pasar Uang bertujuan memberikan keuntungan yang menarik melalui investasi pada instrument pasar uang serta menurunkan tingkat risiko melalui diversifikasi penempatan instrumen pasar uang yang dipilih secara selektif.

Selain 4 reksadana tersebut, masih ada jenis reksadana lain. Seperti reksadana syariah, reksadana index, dan ada juga reksadana terproteksi. Untuk jenis yang terakhir saya akan membahasnya di lain kesempatan.

Investasi-reksadanaDimana kita bisa membeli reksadana?
Instrumen ini dapat langsung dibeli melalui lembaga yang memang menerbitkan dan mengelola investasi tersebut dalam hal ini manager investasi, bank, atau agen penjual reksadana. Sekarang hampir semua manager investasi dan agent penjual reksadana sudah menawarkan fasilitas online.

Beberapa MI memberikan penawaran produk reksadana hanya dengan nominal investasi awal sekitar Rp 100 hingga 250-ribuan saja. Hal ini berbeda dengan saham yang mengharuskan seseorang untuk membelinya dengan modal jutaan rupiah serta  dengan resiko yang jauh lebih besar.

Anda juga dapat membeli produk ini melalui bank yang memiliki ijin resmi sebagai agen penjual. Kelebihan yang Anda terima dari membeli produk investasi ini dari bank karena mereka umunya menawarkan banyak produk. Selain itu Bank juga menyediakan fasilitas auto debet. Dengan fasilitas tersebut akan mempermudah seluruh transaksi investasi anda.

Memang belum tentu semua bank mempunyai produk ini, karena  tidak semua bank menjalin kerjasama dengan manager investasi. Anda bisa menanyakan hal ini pada bank bersangkutan.

Untuk melakukan investasi reksadana ini sebetulnya cukup mudah. Hampir sama  seperti membuka rekening di bank.

Anda harus mengisi formulir yang harus ditandatangani di bagian akhirnya dengan menggunakan tinta basah atau asli sekaligus menyiapakan dokumen pelengkap sebagai syaratnya seperti ; buka tabungan, kartu tand penduduk dan NPWP (kalau ada).

Selain itu Anda juga perlu menyiapkan dana yang akan diinvestasikan kisaran 100 – 500 ribuan tergantung produk yang pilih. Transaksi itu nantinya akan diproses berdasarkan dari NAB atau nilai aktiva bersih per unitnya.

Yang dimaksud dengan NAB adalah nilai yang akan menggambarkan total dari kekayaan produk instrumen investasi ini setiap harinya. Nilai NAB ini juga  dipengaruhi oleh pembelian maupun penjualan produk dari para investor.

Unit penyertaan juga akan menunjukkan kepemilikan Anda dalam investasi tersebut. Jadinya, NAB diperoleh dari NAB produk investasi di bagi dengan total dari unit penyertaan yang telah beredar di hari tersebut. meskipun nilai NAB ini tinggi, namun bukan berarti jika harga produk mahal dan begitu juga sebaliknya.

Namun sekali lagi, hal yang jauh lebih penting sebelum investasi reksadana  tentukan tujuan Anda, apakah untuk kebutuhan sekolah anak di masa depan, simpanan pensiun, traveling, umroh, ibdah haji atau kebutuhan kesehatan sehingga Anda bisa memaksimalkan dana yang dimiliki sekarang untuk kehidupan Anda di masa depan.

Kesimpulannya, investasi reksadana merupakan instrument investasi yang sangat menarik dengan tingkat resiko yang cukup terukur dan menjanjikan return yang sangat menggiurkan.

Namun sebelum itu, pastikan tujuan keuangan anda, periksa kesehatan keuangan anda (apakah anda sudah memiliki dana darurat misalnya), ketahi profile resiko anda, dan kemudian tentukan jangka waktu investasi yang akan anda lakukan. Terakhir pastikan manager investasi anda legal. Barulah kemudia pilih produk reksadana terbaik sesuai dengan tujuan keuangan anda.

Ingat ya, reksa dana dirancang sebagai sarana untuk menghimpun dana dari masyarakat yang memiliki modal, mempunyai keinginan untuk melakukan investasi, namun hanya memiliki waktu dan pengetahuan yang terbatas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *