Langkah Mudah Memulai Investasi Reksadana Bagi Pemula

mengenal-investasi-reksa-dana

Ada banyak cara dan tips untuk memulai investasi reksadana yang bisa kita temukan dengan mudah baik di internet, seminar atau buku. Langkah mudah untuk memulai investasi reksa dana bagi pemula salah satunya Kita bisa mulai mempelajari dan memahami apa itu reksadana, menimbang potensi return dan resiko nya, membuka akun investasi reksadana di manager investasi, bagaimana memilih produk atau jenis reksadana terbaik.

Selain itu kita juga harus menentukan tujuan investasinya untuk apa, berapa lama waktu-nya, apakah akan investasi sekaligus atau investasi berkala, dan lain-lain. Ada reksa dana yang cocok untuk investasi jangka pendek, menengah dan ada lagi yang hanya cocok untuk investasi jangka panjang. Baca Juga [Mengenal Investasi Reksadana dan Cara Memulainya]

Wah ribet juga ya…

Nggak juga kok, kalau mau tahu ringkasannya baca terus ke bawah ya

Nah, Beberapa Topik Yang Penting Untuk Dipahami Investor Pemula Antara Lain :
1. Mengenal Investasi Reksadana
2. Memulai Investasi Reksa Dana
3. Tempat Membeli Reksa Dana
4 Tata Cara Pembelian

Tenang, baca pelan-pelan saja ya…

Berikut kita coba bahas satu-persatu topik tersebut :

1. Mengenal Investasi Reksa Dana
Reksadana merupakan salah satu produk investasi pasar modal yang paling mudah dilakukan dan berpotensi memberi keuntungan yang lumayan dalam jangka waktu panjang. Instrumen ini juga cocok bagi anda yang ingin “bermain” saham tanpa harus rumit belajar seluk-beluk investasi saham.

Penjelasan lebih lengkap tentang Reksadana bisa anda baca pada artikel sebelumnya:

2. Langkah Mudah Memulai Investasi Reksa Dana
– Tentukan tujuan investasi
– Pahami profil risiko Anda
– Pahami bahwa seperti investasi lainnya, investasi reksa dana juga mengandung peluang risiko.
– Lihat Rekam jejak manager investasi
– Pilih Produk :

Ada lebih dari 800 produk reksa dana yang dijual di Indonesia. Untuk mengetahui fakta atau informasi material mengenai suatu produk reksa dana secara lengkap dan rinci, Anda wajib membaca prospektus reksa dana. Baca juga : Inilah 5 Pilihan Investasi Jangka Panjang Dan Cara Memulainya

Alternatif lain untuk mendapatkan informasi suatu produk reksa dana adalah melalui dokumen Fund Factsheet. Dokumen ini umumnya diterbitkan setiap bulan sekali oleh Manajer Investasi (MI).

Fund Factsheet berisi laporan kinerja bulanan dan ringkasan informasi penting pada sebuah prospektus, seperti tujuan investasi, strategi investasi, komposisi portofolio, minimal dana investasi, dan sebagainya.

Luangkan waktu Anda untuk mempelajari produk, terutama kebijakan dan risiko investasi, serta mengenali rekam jejak dan reputasi MI. Pelajari tata cara investasi pada reksa dana tersebut, termasuk biaya-biaya transaksinya bila ada.

Kemudian, pilih produk reksa dana yang sesuai dengan tujuan investasi, kemampuan ekonomi dan profil risiko Anda.

3. Tempat Membeli reksadana
Reksa dana dapat dibeli langsung dari lembaga yang mengelola dan menerbitkan produk reksa dana, yakni manajer investasi. Keuntungan membeli langsung melalui MI biasanya jumlah investasi yang lebih terjangkau dan biaya yang lebih murah.

Beberapa MI menawarkan produk reksa dana dengan minimal pembelian sebesar Rp100.000-Rp250.000 saja. Hanya saja, melalui MI, pilihan produk reksa dana terbatas karena hanya menjual reksa dana yang dikelola oleh MI tersebut.

Anda juga dapat membeli reksa dana melalui bank yang memiliki izin sebagai Agen Penjual Reksa dana (APERD). Kelebihan membeli reksa dana melalui bank penjual, selain pilihan produk yang lebih banyak, Anda juga dapat membeli produk reksa dana dari MI yang berbeda, ditambah adanya fasilitas auto debet yang mempermudah transaksi pembelian reksa dana secara berkala. Baca juga : 5 Produk Investasi Terbaik untuk Masa Depan

Di sisi lain, beberapa reksa dana yang menjadi produk favorit atau unggulan mungkin tidak dijual di bank karena tidak ada kerja sama penjualan antara MI dengan bank tersebut. Jadi kita harus cari sendiri.

4. Tata Cara Pembelian Reksadana
Ada beberapa ketentuan umum dalam transaksi reksa dana. Pertama, transaksi hanya dapat dilakukan pada hari bursa.

Tak berbeda jauh seperti membuka rekening membuka rekening di bank, untuk membuka rekening reksa dana, Anda akan diminta untuk mengisi formulir dengan yang ditandatangani dengan tinta basah (asli), menyiapkan persyaratan fotokopi dokumen yang telah ditentukan, dan tentu saja menyiapkan dana yang hendak Anda investasikan. Baca juga : Kapan Waktu Terbaik Untuk Memulai Investasi ?

Untuk urusan dana, kita bisa memulai investasi dari nominal yang kecil dulu. Seiring meningkatnya kemampuan, kita bisa menambahkan sendiri nominal dana yang akan kita invest.

Merupakan suatu kewajiban bagi calon investor perorangan berwarga negara Indonesia untuk memiliki KTP dan NPWP jika ingin berinvestasi di reksa dana. Kecuali bagi mahasiswa anda bisa berinvestasi dengan tanpa memiliki NPWP.

Bagi investor institusi diwajibkan juga untuk mencantumkan anggaran dasar perusahaan dan beberapa persyaratan dokumen lainnya. Seluruh dokumen di atas merupakan bagian dari prinsip KYC (Know Your Customer) yang diwajibkan oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Semua dokumen kemudian diserahkan kepada manajer investasi, baik secara langsung atau lewat agen penjual. Sekarang hampir semuanya bisa dilakukan via online. Bahkan untuk urusan tandatangan.

Untuk lebih mudah, saya menyarankan investor pemula untuk setidaknya berhubungan langsung dengan pihak marketing resmi dari MI atau agen penjual, agar proses-nya bisa mereka bantu.

Selanjutnya, Anda menyetorkan dana ke rekening penampungan sesuai produk reksa dana yang dipilih.

Cara Mendaftar Akun Investasi Reksadana

Kalau sudah paham, langsung saja ya.
Berikut langkah mudah untuk membukan akun dan memulai investasi reksa dana di beberapa manager investasi yang kebetulan juga saya gunakan.

Nah, Pada kesempatan sebelumnya di blog ini sudah di bahas beberapa topik seputar reksadana. Untuk itu kali ini saya hanya akan berbagi pengalaman mengenai cara yang saya lakukan saat memulai investasi reksadana.

Karena saya tinggal di kota kecil dan kebetulan waktu itu belum ada satu pun kantor perwakilan meneger investasi di kota ini maka saya bernisiatif mencari cara untuk mendaftar secara online.

Duh, internet benar-benar sangat membantu kehidupan tak terkecuali kehidupan investasi kita.

Ketika tekad hati sudah bulat saya akhirnya mulai mendaftar melalui vasilitas investasi reksadana secara online milik manager investasi Dana Reksa (DIM).

Nah, berikut cara membuka akun investasi reksadana di Dana Reksa :

Investasi Reksa Dana Aman & Mudah Di Danareksa Investment Management

Kemudian, ketika pengetahuan saya semakin bertambah, saya pun memutuskan untuk mendaftar lagi di Panin Asset Management. Nah, berikut langkah-langkah untuk mendaftar diri di Panin :

http://www.panin-am.co.id/BeliReksadana.aspx

Belum puas juga, saya kemudian mendaftarkan diri di Bareksa. Berikut cara mendaftar di bareksa :

http://m.bareksa.com/id/text/2016/06/10/buka-akun-reksa-dana-di-bareksa-kini-100-online-pakai-tanda-tangan-digital/13442/news

Menurut saya transaksi investasi reksa dana di Bareksa cukup mudah dan simple. Laporan semua transaksinya juga sangat cepat. Pilihan produknya cukup banyak dan berbagai tool yang ada didalam situsnya juga sangat membantu kita sebagai investor pemula.

Selain di 3 MI dan platform yang mereka miliki, saya sangat sering menggunakan berbagai tool yang ada di manager investasi lain, seperti Ipot.

Saya tak mendaftar di MI yang satu ini karena sudah yakin dengan beberapa MI, produk investasi reksadana dan platform yang sudah saya pilih.

Sekaranng saya sudah memberanikan diri untuk berinvestasi langsung di instrumen Saham. Saya membuka rekening efek di Philip Securitas. Asiknya di tempat ini ternyata hanya dengan membuka 1 akun saja kita sudah bisa berinvestasi di saham dan sekaligus bisa membeli investasi reksadana dari berbagai Manager Investasi Ternama di tanah air.

Buat anda yang mungkin juga tertarik berinvestasi saham bisa meluncur artikel sebelumnya, disini.

Oky, karena saya sendiri masih terus belajar, jadi cukup sampai disini saja dulu tipsnya. Kalau kedepan ilmu investasi saya bertambah, artikel tentang investasi reksa dana untuk pemula di blog ini juga pasti bakalan saya tambah lagi. Semoga membantu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *