Intrumen Investasi Dengan Profit Tertinggi di Indonesia

Masih banyak yang beranggapan bahwa investasi itu susah, harus punya modal besar, resikonya besar san seterusnya. Pandangan semacam ini muncul karena masih rendahnya tingkat literasi keuangan dan mungkin kecerdasan finansial yang kita miliki. Padahal investasi merupakan salah satu kunci agar kondisi keuangan kita tidak terus-terusan sekarat. Investasi membuat kita tidak terus menerus mengejar duit tapi sebaliknya duit lah yang akan mengejar-ngejar kita.

Masyarakat Indonesia memang lebih doyan menyimpan uangnya dalam bentuk tabungan di bank bahkan sebagian masih menyimpannya dalam celengan. Padahal, investasi merupakan cara terbaik untuk mempertahankan nilai uang Kita bahkan bisa melipatgandakan jumlahnya.

Bagi Anda yang ingin menjadi investor namun masih bingung ingin berinvestasi pada instrumen apa, berikut ini saya sajikan 2 jenis investasi dengan keuntungan tertinggi di Indonesia. Kedua jenis investasi ini ditentukan berdasarkan hasil riset terhadap pergerakan keuntungan yang dihasilkan tiap tahunnya oleh tiap investasi dan hasilnya sudah terbukti!!.

1. Investasi Saham

Ya, investasi saham sudah terbukti memberikan keuntungan tertinggi di bandingkan instrumen lain. Namun, seiring dengan keuntungan yang tinggi, risiko berinvestasi saham juga cukup tinggi. High risk, high return. Semua ada ilmunya. Nyatanya investasi saham tidak hanya diperuntukkan bagi mereka yang berpendidikan tinggi. Bahkan beberapa penelitian membuktikan bahwa mereka yang awam bisa menghasilkan profit lebih hebat dibanding para pengamat, praktisi dan bahkan manager investasi yang sering muncul di publik.

Bagiama investasi saham memberikan keuntungan untuk anda?.

Keuntungan investasi saham didapat dari dua sumber, yakni dividen dan capital gain. Dividen adalah keuntungan yang dibagikan oleh perusahaan kepada para pemegang sahamnya. Semakin banyak jumlah lembar saham yang Anda miliki di suatu perusahaan, semakin besar jumlah dividen yang Anda dapatkan dari perusahaan tersebut.

Sumber keuntungan kedua didapat dari capital gain. Yang dimaksud dengan capital gain adalah selisih keuntungan yang Anda dapatkan ketika membeli saham dengan ketika menjual saham. Selisih itulah yang menjadi keuntungan Anda. Namun, kebalikan dari capital gain adalah capital loss, yakni apabila nilai jual saham Anda lebih rendah daripada ketika membeli saham tersebut. Capital loss inilah yang sering menjadi ancaman para investor saham.

Sederhananya : anda beli saham Rp.100-perak tahun 2018. Pada tahun 2019 harga sahamnya naik menjadi 200-perak. Berarti anda sukses membukukan keuntungan 100% dalam waktu 1 tahun.

Uang 100-juta kalau di investasikan 1 tahun dengan profit 100% akan menjadi Rp.200-juta.

Artinya, anda tak perlu kerja keras, tidak perlu menawarkan produk apapun, tapi uang 100-juta menghampiri anda.

Kalau masih belum paham juga, baca sekali lagi ya. Hehe

Meski menggiurkan ada, investasi saham juga bisa rugi. Contoh anda beli 100-juta, setahun kemudian harga saham dari perusahaan yang anda beli malah turun hingga 50%. Jadi alih-alih untung, setelah menunggu 1 tahun uang anda yang awalnya 100-juta kini tersisa 50-juta saja.

Serem juga ya?!. Ah, tidak juga. Semua ada ilmunya. Saya sendiri terus mempelajari ilmu yang satu ini.

Di indonesia, meskipun keuntungan investasi saham sangat tinggi, belum banyak orang yang tertarik untuk menginvestasikan uangnya di saham. Untuk dapat berinvestasi saham, Anda tidak menggunakan jasa bank, melainkan melalui perusahaan sekuritas. Cara memulainya bisa si lihat di arsip blog ini. Jelas banget. Kalau tidak mau ya, googling saja.

2. Investasi Properti

Investasi dengan keuntungan tertinggi yang kedua adalah properti. Tak seperti saham yang berisiko cukup tinggi, investasi properti risikonya sangat kecil. Namun, sayangnya untuk berinvestasi properti ini dibutuhkan modal yang cukup besar, tidak seperti saham yang hanya dengan modal kecil sudah bisa berinvestasi.

Keuntungan utama dari berinvestasi properti tentu dari harga tanah yang selalu meningkat setiap tahun. Namun, selain mengandalkan keuntungan dari selisih harga ketika menjual, investasi properti akan memberikan keuntungan yang lebih banyak apabila disewakan kepada orang lain. Dengan demikian, pemilik properti akan mendapatkan keuntungan berupa bayaran sewa tiap bulan atau tahun.

Jenis investasi properti seperti itulah yang familiar di kalangan masyarakat Indonesia. Properti yang banyak disewakan kembali umumnya berupa apartemen, kost, maupun kontrakan.

Namun, kekurangan dari investasi properti adalah properti tidak mudah dan cepat untuk dijual kembali apabila sewaktu-waktu pemilik properti tersebut membutuhkan uang dalam jangka waktu singkat.

About Hari JT

Founder and Owner @MitraWisataID | Interest : Tourism, Bisnis, Finance, Hospitality, Internet | Blog ini di update setiap awal pekan & kadang molor sampai hari rabu, dengan sajian renyah nan inspiratif. Read More...

View all posts by Hari JT →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *