Bagaimana Menyusun Rencana Keuangan Bagi Anak Muda

Menjadi anak muda memang menyenangkan karena disinilah kamu bisa merencanakan banyak hal-hal penting untuk mempersiapkan masa depanmu.

Satu hal yang paling mendasar untuk menjadi anak muda yang sukses adalah cerdas  mengelola keuangan. Mengapa? Karena jika dari muda saja sudah senang poya-poya saja, mau jadi apa nanti? hehe

Baca Juga : Kenapa Anak Muda Harus Melek Finansial

Pengetahuan tentang kecerdasan financial, mengatur keuangan dan berbagai hal lain tentang “uang” jarang sekali diajarkan disekolah formal.

Namun begitu, justru inilah kecerdasan wajib yang mesti dimiliki semua orang. Khususnya bagi kita yang ingin kehidupan finansialnya bagus.

Sharing tentang topik ini tidak bermaksud menggurui. Bukan karena saya ahli atau sudah sukses luar biasa. Kebetulan saja dalam 2 tahun terakhir saya sangat antusias belajar topik seksi ini.

Saya pribadi masih dalam perjalanan. Namun, dari banyaknya buku, video, artikel pakar-pakar keuangan yang saya pelajari membuat saya gatal untuk tidak berbagi tentang topik menarik ini.

Saya termasuk sedikit terlambat belajar tentang keuangan. Andai bisa memulainya sejak masih belia, saya akan belajar tentang keuangan bahkan sebelum usia 20-an tahun.

Ah, cukup sekian curhatannya, silahkan disimak ulasan segar berikut ini.
mobil mewah

Bagaimana Menyusun Rencana Keuangan Bagi Anak Muda?

Pasti banyak pertanyaan yang timbul tentang seberapa pentingnya mengelola keuangan anak muda yang notabennya uangnya pun masih dalam jumlah yang standar. Haruskah dikelola? Tentu saja menyusun ataupun mengelola keuangan bisa diterapkan siapa saja. Baik oleh anak kecil yang uangnya masih bersumber dari uang jajan orang tua sampai ke orang-orang bisnis yang uangnya sudah sulit untuk dihitung nominalnya berapa.

Terlebih untuk anak muda, menyusun keuangan akan sangat menguntungkan. Ini dia beberapa keuntungannya :

Melatih kedisiplinan

Dengan mengatur dan menyusun keuangan, anak muda bisa lebih melatih diri untuk berdisiplin terhadap apa yang ia punya. Tidak sembarangan membuka dompet dan mengeluarkan uang disaat yang benar-benar diperlukan butuh kedisiplinan yang timnul dari dalam diri bukan dari suruhan orang lain ataupun orangtua.

Meningkatkan tanggung jawab

Ketika orangtua memberikanmu uang jajan, mungkin kamu hanya berfikir mengenai makanan apa yang akan kamu beli nanti disekolah atau dikampus. Padahal, ada hal yang lebih penting dari itu.

Bertanggung jawab terhadap keuangan bisa membuatmu lebih berttanggung jawab terhadap diri sendiri. Kamu akan mulai berfikir bagaimana cara mengelola uangmu agar tidak cepat meminta kepada orangtua apalagi meminta sebelum waktunya.

Baca juga : Sukses Finansial Selagi Masih Muda

Rencana yang lebih berarti

Jika kamu pintar menyusun keuanganmu sendiri, bukan tidak mungkin kamu bisa mendapatkan hal yang kamu inginkan tanpa meminta kepada orangtua. Misalnya, kamu ingin koleksi CD grup musik terbaru, atau koleksi action figure terbaru maka kamu bisa lebih menahan dirimu untuk mengeluarkan uang untuk hal yang lebih penting ketimbang cemilan-cemilan saja.

Atau, kamu bisa menyusun rencana bagaimana mengelola uang yang kamu punya untuk bisa bertambah dan digunakan untuk hal-hal yang lebih besar artinya.

Jadi, Bagaimana Menyusun Rencana Keuangan Bagi Anak Muda?

Inilah beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk bisa lebih disiplin dengan keuanganmu.

Buat rencana dan konsisten

Menyusun keuangan butuh konsistensi yang nyata. Kamu harus benar-benar mengetahui apa saja yang kamu perlukan dan besarnya biaya yang harus dikeluarkan. Jika kamu mahasiswa yang tinggal ditempat kos, hal yang harus kamu perhitungkan itu tidak sedikit. Seperti uang sewa kos, biaya makan, biaya kebutuhan kuliah seperti photo copy dan sebagainya.

Hal-hal yang terlihat tidak seberapa jika dilakukan secara sering misalnya memfoto copy, tentu akan terlihat juga besar biayanya. Maka mulai saat ini kamu bisa memisahkan atau mensortir secara terperinci uang yang hendak kamu pakai. Kamu bisa memisahkannya ditempat yang berbeda misalnya di amplop. Amplop kuning untuk biaya makan, amplop biru untuk foto copy, amplop merah untuk kosmetik.

Hal-hal kecil seperti ini terlihat mudah namun jangan salah. Konsisten dalam menjalankannya lah yang sulit. Jadi setelah menerapkannya, teruslah konsisten dan rasakan hasilnya.

Catat keuanganmu

Mencatat biaya apa saja yang kamu keluarkan selama sebulan bisa membuatmu lebih memahami bagaimana mekanisme kamu dalam mengelola keuangan. Kamu bisa tahu apa yang harus dilakukan agar keuanganmu dibulan selanjutnya bisa lebih baik lagi. Kamu juga jadi tahu kemana saja selama ini uangmu dihabiskan. Daripada hanya melamun dan mengingat-ingat saja, lebih baik mencatatnya. Catatlah keluar masuk keuanganmu setiap hari setelah selesai beraktifitas seharian.

NB: Pekerjaan sederhana ini juga butuh komitmen 100%. Cukup sisihkan waktu 10-15 menit perhari sudah cukup kok. Kebiasaan ini akan berdampak besar pada keuanganmu dimasa mendatang.

Keinginan versus Kebutuhan

Bagaimana Menyusun Rencana Keuangan Bagi Anak Muda juga tergantung dari sudut pandang yang kamu lihat. Kamu harus mulai bisa membedakan mana yang kebutuhan dan mana yang keinginan. Terutama untuk wanita muda, sering tergiur dengan barang diskon yang harganya sangat murah. Padahal belum tentu barang-barang tersebut memang diperlukan.

Untuk menyiasatinya, kamu bisa membuat daftar atau list barang-barang apa yang kamu butuhkan. Misalnya sepatumu sudah rusak maka kamu menuliskan sepatu di daftar barang yang harus kamu beli bulan depan.

Selain itu, barang-barang seperti kosmetik juga sebaiknya dibeli sesuai kebutuhan saja karena anak muda dirasa belum terlalu perlu memakai heavy make up setiap harinya. Hal ini akan membantumu bersikap lebih bijak dalam mengelola keuangan.

Cari peluang

Jika kamu memiliki keinginan yang lebih besar dari sekedar bagaimana uang sakumu bisa cukup dipakai sebulan, kamu bisa mengasah kreatifitas untuk bisa menghasilkan uang.

Misalnya, jika kamu memiliki printer, kamu bisa membuka jasa print bagi teman-temanmu yang kebetulan tidak memilikinya dan harus print diluar. Jadi tidak ada salahnya kamu memanfaatkan peluang ini.

Baca Juga : Memulai Bisnis Sampingan Yang Menyenangkan

Atau, jika kamu kuliah di jurusan bahasa, kamu bisa membuka jasa terjemah untuk teman-temanmu yang merasa kesulitan. Hal yang lebih menyenangkan, kamu bisa mengajar les tambhan untuk anak-anak sekolahan diwaktu luangmu.

Daripada menghabiskan akhir pekan untuk sekedar nongkrong di mall, lebih baik memanfaatkannya untuk mencari penghasilan tambahan.

Itulah beberapa hal yang bisa kamu lakukan Bagaimana Menyusun Rencana Keuangan Bagi Anak Muda. Saat muda adalah saat yang paling tepat bagi kamu untuk melatih dan mengasah kepekaan dan kemampuanmu untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik lagi. Saat kamu dewasa, pribadimu sudah terbentuk dengan baik dan lebih siap untuk mengarungi kehidupan yang sebenarnya.

One thought on “Bagaimana Menyusun Rencana Keuangan Bagi Anak Muda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *