10 Strategi Investasi Ala Warren Buffett

Siapa sih yang tidak kenal opa yang dermawan ini. Yup, Warren Buffett adalah salah satu investor terhebat sepanjang sejarah bursa saham modern. Ia adalah CEO perusahaan investasi Berkshire Hathaway Inc yang kini bernilai lebih dari US$ 300 miliar dan terus tumbuh hingga saat ini.

Banyak investor yang mencoba mengikuti strategi investasi Buffet. Nah kali ini kita akan mengupas sedikitnya 10 strategi Beffet yang dapat membantu kita untuk berinvestasi di pasar saham. Strategi-strategi ini telah terbukti dan sangat mungkin kita tiru untuk membangun kekayaan dalam jangka panjang.

Saya sendiri masih terus belajar dan berusaha menerapkan prinsip-prinsip buffet dalam berinvestasi untuk tujuan jangka panjang. Pengalaman saya masih belum sampai seujung kuku. Jadi semua prinsip ini belum sepenuhnya bisa saya terapkan. Mudah-mudahn sampeyan bisa.

1. Jadilah Orang Yang Sederhana
Tidak butuh keceerdasan super untuk berinvestasi di saham. Cari perusahaan yang akan bertahan lama dengan model bisnis yang mudah di prediksi. Temukan saham dengan harga wajar pada sebuah bisnis yang mudah di pahami dan punya prospek luar biasa di masa mendatang.

2. Buatlah keputusan secara mandiri
Yakinlah pada motode “investasi nilai”. Istilah kece-nya, Think independently. Opa Buffett tinggal di Omaha, sekitar 1.800 kilometer dari Wall Street. Beliau berpesan, semakin jauh dari hiruk pikuk bursa saham semakin baik. Hal ini akan membuat investor tidak mudah dipengaruhi oleh kehebohan jangka pendek yang terjadi di pasar saham.

Opa Buffett ini juga terkenal masa bodoh. Ia tak banyak peduli apa kata dunia. Tidak hanya dalam berinvestasi, tetapi dalam memilih makanan dan masalah percintaan.

3. Jaga stabilitas emosi
Jika bisa tetap kalem saat yang lain panik atau serakah, anda akan berhasil. Yup pesan ini sangat terkenal, serahkan saat yang lain panik, dan santai saja saat yang lain serakah.

4. Kesabaran adalah segalanya
Lakukan transaksi secara tahunan, bukan tiap bulan apalagi setiap hari. Seperti petuah Lo Keng Hong, yang trading harian melototin layar dan grafik saham tiap hari itu biasanya dapatnya recehan.

5. Beli bisnis bukannya beli lembaran saham
Jadi kita jangan pernah lupa bahwa dibalik selembar saham itu ada bisnis dan orang-orang di baliknya. Sebagian besar saham yang ada di portofolio Buffett adalah saham perusahaan barang konsumsi dan makanan, bank atau jasa keuangan, serta bisnis ritel. Pilihan sahamnya konsisten dengan prinsip investasi jangka panjang.

6. Belilah perusahaan yang sesuai dengan anda. Jangan beli bisnis yang tidak anda pahami. Bisnis butuh waktu untuk jadi besar.

7. Konsentrasikan saham anda
Yang dimaksud Buffett tentang peinsip ini adalah belilah saham karena memang kita mengerti fundamental perusahaan tersebut, bukan sekadar membeli banyak saham. Jangan memegang terlalu banyak saham, misalnya 50 saham, karena kita akan sulit mengamati perkembangan fundamental masing-masing saham tersebut.

Itulah beberapa prinsip penting dalam investasi yang di ajakarkan oleh salah satu investor paling sukses dan paling kaya di dunia. Untuk tambahan lainnya, silahkan lihat di bawah ini.

8. Biasakan untuk tidak aktif bukan hiperaktif

9. Jangan lihat grafik harga saham

10. Cermati dulu, baru pukul sekuat tenaga.

11. Abaikan makro, fokuslah pada yang mikro

12. Baca, baca lagi, dab berfikirlah.

About Hari JT

Founder of @MitraWisataID | Interest : Tourism, Bisnis, Finance, Hospitality, Internet | Blog ini di update setiap awal pekan & kadang molor sampai hari rabu, dengan sajian renyah nan inspiratif. Read More…

View all posts by Hari JT →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *